Blender atau biasa kita kenal dengan alat elektronik untuk menggiling, mengaduk, mencampur, mencincang dan menghancurkan bahan-bahan makanan makanan ini pada prinsipnya menggunakan motor/ dinamo sebagai penggerak berkecepatan tinggi yang pada bagian as nya dipasang pisau dengan dilengkapi wadah dan tombol sebagai pengatur kecepatan.
Dalam penggunaan keperluan sehari hari, baik untuk mengolah bahan masakan atau panganan, blender sangat rentan mengalami kerusakan.
Faktor kerusakan selain dari kualitas produk yang menentukan namun biasanya terjadi karena kurang pahamnya konsumen dalam menggunakan dan merawat blender tersebut.
Blender yang dijual dipasaran saat ini rata-rata sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia atau yang kita kenal dengan SNI yang diawasi dan dikeluarkan oleh lembaga Badan Standarisasi Nasional (BSN), namun tidak menutup kemungkinan bila Anda menemukan dipasaran blender yang tidak ber SNI, namun lebih baik belilah produk yang disertai label SNI.
Berikut ini penulis akan memberikan tips cara merawat blender agar lebih awet dalam penggunaanya supaya dapat digunakan untuk jangka panjang.
Cara Merawat Blender dan Penggunaanya :
Sebagai Catatan ; Bila Seal/ karet dan part lainnya pada blender mengalami kerusakan, Anda dapat membelinya di toko yang menjual kebutuhan perlengkapan rumah tangga, karena memang part blender ini yang paling rentan cepat mengalami kerusakan, namun bila Anda tidak menemukannya di toko sekitaran wilayah Anda, ada baikknya saya menyarankan untuk membelinya di Toko Online/ Market Place
Dalam penggunaan keperluan sehari hari, baik untuk mengolah bahan masakan atau panganan, blender sangat rentan mengalami kerusakan.
Faktor kerusakan selain dari kualitas produk yang menentukan namun biasanya terjadi karena kurang pahamnya konsumen dalam menggunakan dan merawat blender tersebut.
Blender yang dijual dipasaran saat ini rata-rata sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia atau yang kita kenal dengan SNI yang diawasi dan dikeluarkan oleh lembaga Badan Standarisasi Nasional (BSN), namun tidak menutup kemungkinan bila Anda menemukan dipasaran blender yang tidak ber SNI, namun lebih baik belilah produk yang disertai label SNI.
Berikut ini penulis akan memberikan tips cara merawat blender agar lebih awet dalam penggunaanya supaya dapat digunakan untuk jangka panjang.
Cara Merawat Blender dan Penggunaanya :
- Sebelum menggunakan bila Anda baru saja membelinya, cuci terlebih dahulu gelas blender baik bumbu basah, kering maupun gelas besar bila perlu rendam dengan air hangat, cuci bersih lalu keringkan
- Jangan menggunakan blender terlalu lama, hal ini untuk mengurangi gesekan yang terlalu lama antara as pisau dengan konektor/ gear yang akan membuat bagian plastik pada luar as pisau meleleh. Jadi gunakan secara berkala yang artinya tidak lebih dari 1 menit dalam menggunakan (jeda waktu untuk mematikan atau menghidupkan kembali blender)
- Bila menggunakan terlalu lama motor penggerak/ dinamo akan mati, ini suatu hal yang wajar guna menghindari arus pendek/ konsleting, namun blender dapat digunakan kembali setelah motor dingin atau setelah tidak digunakan dalam jangka waktu 10 - 15 menit.
- Selalu bersihkan setelah menggunakan, jangan pernah ada bekas atau sisa makanan yang menempel, hal ini bertujuan agar tidak meninggalkan noda yang sulit untuk dibersihkan
- Bila ingin menyimpan blender/ sedang tidak untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama, lepas dan pisahkan satu persatu bagian part blender seal/ karet dengan gelas blender supaya karet tidak menjadi lengket dan kering menempel pada dinding bawah plastik.
- Bila as mata pisau susah untuk berputar (seret) Anda dapat melumurinya dengan minyak goreng dengan melepas mur pada bagian bawah plastik konektor (gigi blender) terlebih dulu.
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »

1 Komentar
Sangat bermanfaat
Balas